Cara Mengatasi Masuk Angin

Masuk angin merupakan salah satu penyakit yang sering melanda dan dihinggapi dari berbagai aspek usia tanpa memandang status. Gejala atau tanda-tanda masuk angin mudah dikenali dan dirasakan, seperti :

- Badan mulai terasa letih, lemah
- Badan meriang
- Kepala mulai terasa pusing
- Nafsu makan menurun
- Badan mulai terasa ngilu atau nyeri
- Keluar keringat dingin
- Tubuh terasa dingin terutama pada kaki dan tangan

Namun umumnya masuk angin disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Adapula jenis masuk angin yang mematikan adalah angin duduk, masuk angin sebenarnya bukan merupakan suatu penyakit berbahaya atau kronis, namun jangan pula menyepelekan masuk angin, karena masuk angin juga memiliki jenis penyakit yang mematikan seperti angin duduk, meskipun sampai saat ini belum diketahui gejala dan penyebab pasti dari angin duduk.

Umumnya orang Indonesia bila masuk angin, sebagian besar diantaranya dengan di kerik pada bagian punggung untuk meringankan masuk angin atau ada yang dengan dipijat atau digosok dengan menggunakan minyak gosok atau minyak angin pada bagian tubuh yang dirasakan tidak enak, akan tetapi biasanya akan meninggalkan bekas merah pada kulit. Namun sebagian lagi dari mereka biasanya untuk meringankan masuk angin cukup dengan mengkonsumsi obat.

Namun sakit masuk angin ini cukup meresahkan dan membuat segala aktivitas menjadi terhalang, biasanya orang yang menderita masuk angin enggan untuk melakukan sesuatu seperti kekurangan tenaga, sehingga membuat tubuh menjadi lemah, masuk angin juga dapat diartikan sebagai gejala atau tanda awal datangnya penyakit yang baru. Masuk angin dapat beranjak pada sakit demam tinggi, typus dsb.

Ada beberapa tips sederhana untuk mencegah, meringankan dan mengatasi masuk angin, antara lain :

1. Berolahraga rutin minimal 2-3 dalam seminggu, lakukan olahraga ringan atau olahraga yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan. Olahraga dapat membantu memperlancar peredaran darah keseluruh jaringan tubuh. Selain itu olaharaga dapat meningkatkan efektivitas kinerja dari setiap organ tubuh, tubuh menjadi lebih fit dan sistem kekebalan tubuh semakin baik.

2. Jangan mandi pada malam hari. Mandi dengan diawali menyiram bagian badan yang paling bawah terdahulu kemudian perlahan pada bagian atas tubuh.

3. Melakukan mandi sauna (uap) paling tidak sebulan sekali.

4. Cobalah untuk mengkonsumsi minuman hangat seperti minuman dari jahe dan mint, karena jahe dan mint memiliki sifat yang dapat menghangatkan tubuh dan memperlancar peredaran darah dan pencernaan.

5. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup dapat membantu memulihkan tenaga dan stamina tubuh agar tubuh kembali dalam kondisi lebih baik lagi.

6. Kerikan atau kerokan

Kerokan dihasilkan karena adanya peningkatan IL-1 beta, Clq, dan Beta endorfin. Sementara kadar C3 dan PGE2 akan menurun. Kerikan atau kerokan ternyata dapat mengurangi rasa nyeri pada otot, rasa nyaman, rasa segar dan rasa tidak enak dari masuk angin akan berkurang. Inflamasi yang ditimbulkan selain meredakan nyeri otot juga akan memicu reaksi kardiovaskuler. Tandanya adalah peningkatan temperatur tubuh secara ringan, antara 0,5-2 celcius. Dikerik adalah salah satu cara paling ampuh dan paling serig dilakukan, meskipun dikerik atau dikerok juga dapat menimbulkan kembalinya masuk angin karena pori-pori tubuh akan semakin membesar dan melebar.

7. Minum teh hangat

Teh hangat ternyata dapat mengurangi rasa lelah, membangkitkan kembali semangat dan gairah dalam tubuh, mengembalikan kemampuan dan aktivitas jantung, pembuluh darah, usus, lambung dan fungsi organ tubuh lainnya.


=====================================

>>> XAMdetox - Suplement Herbal Alami Untuk Membantu Mengeluarkan Racun Dari Dalam Tubuh, Membersihkan Toxin, Mengatasi Perut Kembung, Masuk Angin, Mengatasi Panas Dalam, Memperlancar Buang Air Besar, Membersihkan Usus Serta Membantu Mencegah Dari Resiko Kanker Usus, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Masuk Angin, Perut Kembung and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>